Tuesday, 9 October 2012

Penanganan Penyakit Ikan Cupang

Ok readers, kali ini mimin mau menjelaskan beberapa penyakit-penyakit yang biasanya sering dialami oleh ikan cupang. Jadi mimin sarankan lanjutkanlah membaca, karena ini sangat penting dan menentukan masa depan ikan cupang kamu hehehehe. Tentu di postingan kali ini mimin juga akan memberikan tips-tips penanganan yang bisa membantu kamu mengatasi penyakit-penyakit tersebut.
Jenis-Jenis Penyakit
1.       Perut Kembung/ Sembelit
Penyakit ini paling sering dialami oleh ikan cupang. Biasanya disebabkan oleh kebanyakan makan, terutama lemak (cacing sutra, cacing darah). Biasanya jika ikan cupang mengalami penyakit ini, ia akan menjadi sulit berenang, terkadang ikan akan berenang miring atau menyeret perutnya, ikan men
jadi tidak agresif seperti biasanya, dan jika diberi makan nafsu makannya akan berkurang. Walupun penyakit ini tidak bersifat menular, tetapi hal ini perlu ditangani dengan serius.
Penanganan yang tepat adalah, mendekatkan ikan lain mendekatinya, jika lemas, kurangi air di dalam akuarium ikan. Dan selama 1-2 hari, ikannya dipuasakan dahulu.
2.       Pop Eye/ Mata Membengkak
Penyakit ini sangat perlu diperhatikan. Ciri-ciri ikan yang mengalami pop eye biasanya matanya membengkak. Awalnya satu mata akan membengkak, lalu akan menular ke mata sebelahnya. Ikan akan menjadi lemas, warna memucat, sirip dan ekor menguncup dan mulai rontok, lalu mata ikan akan terlihat seperti ikan mas koki. Jika ikan sudah terlalu lama mengalami penyakit tersebut, besar kemungkinan ikan akan selamat. Penyakit ini biasa disebabkan oleh jamur, bakteri karena kondisi air yang kotor.
Penanganannya adalah dengan cara mengganti air akuarium sepenuhnya, mengisolasi ikan, dan memberi ikan antibiotic dengan dosis 1 tetes/liter seperti Ampicillin, Super Tetra, obat Anti Internal Bacteria (Merek Intrepet). Menggunakan air garam, dan mengganti air setiap 3 hari. Jika masih belum membaik, ulangi selama beberapa kali pengobatan diatas.
3.       Kotoran berwarna Putih
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini sangat jarang ditemukan. Biasanya ikan yang mengalami penyakit ini memiliki ciri-ciri kotorannya berwarna putih memanjang, dan terkadang menggumpal. Ikan menjadi lesu, warna ikan memucat/memudar, dan nafsu makan ikan menurun.
Penanganannya adalah menggunakan antibiotik Metrodinazole dengan dosis 2 tetes/liter. Bisa juga menggunakan obat Aqryflavine. Disarankan juga untuk emngganti air akuarium sepenuhnya, menjadi air garam. Dan rajin lah mengganti air selama 3 hari sekali.
4.       White Spot/ Bintik Putih
Ikan yang mengalami penyakit ini biasanya disebabkan oleh parasit, kondisi air yang buruk, dan pakan yang tidak bersih. Penyakit yang sangat menular ini akan menimbulkan  bintik-bintik putih di badan ikan, sirip ikan menguncup, ikan mulai lemas, warna ikan memudar, dan ikan akan mendekatkan badannya ke dinding akuarium seperti menggaruk-garuk badannya karena terasa gatal.
Penanganan yang tepat adalah dengan mengisolasi ikan, mengganti pakan ikan, dan air akuarium menjadi air garam, dan teteskan Methylene Blue pada ikan yang mengalami penyakit White Spot. Usahakan setiap pagi, ikan dijemur dibawah matahari.
5.       Infeksi Kulit Berjamur
Penyakit yang satu ini biasanya disebabkan oleh jamur karena air yang kotor. Penyakit ini sangat berbahaya, karena penyakit ini sangat mudah menyebar. Ikan yang mengalami penyakit seperti ini akan muncul gejala-gejala berupa muncul bercak putih dibadan ikan. Ikan akan terlihat lemas, ekor dan sirip ikan menguncup, selera makan ikan menurun.
Penanganan untuk penyakit ini yaitu, ikan harus diisolasi. Ganti air secara keseluruhan dengan air garam yang sudah diendapkan satu malam. Gunakan Methylene Blue dengan dosis 1 tetes/liter. Ganti air akuarium 3 hari sekali. Jika masih belum muncul tanda-tanda membaik, ulangi cara pengobatannya selama beberapa kali.
6.       Velvet/ Bintik Coklat
Penyakit ini akan menimbulkan bintik-bintik coklat keemasan pada badan ikan. Memang terlihat bagus, tetapi ini sangat berbahaya bagi ikan. Hal ini disebabkan oleh kualaitas air yang kotor, pakan yang kurang bersih, dan bakteri. Biasanya ikan akan menimbulkan gejala tidak nafsu makan, lesu, warna memudar, sirip dan ekor menguncup. Bila sudah sangat parah, bintik akan menyebar keseluruh tubuh, sangat kecil kemungkinan ikan selamat.
Penyakit ini dapat ditangani mengisolasi ikan ditempat gelap, usahakan setiap pagi dijemur didepan matahari, sebab sinar matahari pagi sangat bagus untuk ikan, namun setelah itu, langsung isolasi ikan ditempat gelap. Ganti air keseluruhan akuarium menjadi air garam, dan usahakan agar mengendapkan air semalam sebelum penggantian. Gunakan Methylene Blue dengan dosis 1 tetes/liter agar mengembalikan kulit ikan yang rusak.
7.       Inflammed Gills
Penyakit ini menyeran insang ikan. Ikan akan susah bernafas, dan akan terus-menerus terengah-engah berenang di permukaan air. Insang ikan akan memerah, dan mulai muncul darah. Tutup insang juga tidak mau menutup rapat karena insang membengkak.
Penanggulannya cukup mudah. Rajinlah mengganti air, dan cuci akuarium menggunakan air panas (jangan terlalu panas, jika terlalu panas akan menyebabkan akuarium retak terutama akuarium kaca) dan jemur akuarium di bawah panas matahari. Setelah di jemur, biarkan akuarium didinginkan di ruangan bersuhu 25⁰ celcius. Setelah itu isi air akuarium menggunakan air garam yang sudah di endapkan satu malam, teteskan Methylene Blue satu tetes/liter. Setelah itu biarkan ikan berenang, dan letakkan akuarium di tempat gelap.
8.       Sirip Membusuk
Penyakit ini sangat mudah menular dan merambat ke seluruh ekor dan sirip ikan. Mulai dari ujung ekor, sampai akhirnya kesirip ikan. Penyakit yang dapat menular ini akan menimbulkan rontok di ujung ekor. Ekor akan terlilhat memerah, lalu sobek. Selanjutnya ekor akan dan sirip akan menguncup. Ikan memang akan tetap agresif dalam bergerak, tetapi jika kelamaan terkena penyakit ini dan tidak ditangani, akan merambat ke seluruh tubuh, lalu ikan tidak akan terselamatkan.
Penyakit ini dapat disembuhkan dengan cara mengisolasi ikan dan memberi ikan Antibiotik Ampicillin maupun Antibiotic Super Tetra. Gunakan juga General Tonic. Ganti air sekali tiga hari dan gunakan air garam, sebagai ganti air akuarium. Sirip yang ikan yang sudah sembuh akan kembali seperti semula, tetapi tidak secantik dan seindah ekor ikan sebelum sakit.
9.       Dropsy
Dropsy adalah penyakit ikan yang sangat serius. Sisik Nanas yang timbul pada ikan akan akan sangat mematikan jika tidak diobati dengan cepat. Awalnya perut ikan akan membengkak, nafsu makan ikan pun akan menurun. Sirip dan ekor ikan akan terus menguncup, warna ikan pun akan memucat. Penyakit ganas ini akan membuat ikan tidak membuang kotoran selama masih masih terkena penyakit ini. Jika sudah parah, perut akan sangat besar (membengkak/buncit) dan warnanya menjadi kemerahan. Sisik akan mulai terangkat dari sekitar perut lalu keseluruh tubuh. Ikan pun akan tampak seperti buah nanas.
Karena penyakit ini disebabkan oleh sembelit, kotornya air akuarium dan akan ketahuan saat sisik mulai terangkat, sulit untuk menyembuhkannya, mimin juga udah mencoba berbagai cara, tetapi mendapatkan kesimpulan yang sama, yaitu ikan tidak selamat. Tetapi jika memang sudah ketahuan dari awal, gunakanlah Antibiotic Metrodinazole. Jika ikan memang belum menunjukan  tanda-tanda membaik, mimin sarankan bius ikannya menggunakan es batu, dan biarkan ikan tersebut mati dengan tenang. LL


Semoga informasi yang mimin berikan berguna bagi kita semuanya J

1 comment :

  1. PUSAT SARANA BIOTEKNOLOGI AGRO

    menyediakan pigmen METHYLEN BLUE untuk keperluan penelitian, laboratorium, mandiri, perusahaan .. hub 081805185805 / 0341-343111 atau kunjungi kami di https://www TOKOPEDIA.com/indobiotech temukan juga berbagai kebutuhan anda lainnya seputar bioteknologi agro

    ReplyDelete